BERITA TERKAIT

Pentingnya Kepemimpinan Gizi di Tengah Pandemi

Sejak tahun 2011, Indonesia telah bergabung dalam kegiatan Scaling Up Nutrition (SUN) Movement. Sejak itu pula dimulai Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) sebagai upaya lintas sektor yang mengkoordinasikan berbagai pihak dalam perbaikan gizi. Pada situasi pandemi, upaya ini perlu diperkuat agar intervensi gizi semakin tajam, salah satunya...

BENAHI GIZI Antar Halmahera Selatan Menjadi Kabupaten Terbaik Atasi Stunting di Maluku Utara

Ternate – Kabupaten Halmahera Selatan merupakan kabupaten dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2020 se-Maluku Utara, demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Maluku Utara, Muhammad Ridha Radjiloen, saat melakukan pertemuan dengan Tim Monitoring dan Evaluasi Bappenas pada Kamis, 17 Desember 2020. Hal...

BAPPEDA Ciamis Gelar Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting

Ciamis – Dalam rangka penurunan angka stunting, Bappeda Kabupaten Ciamis menyelenggarakan kegiatan diskusi dan evaluasi dengan PIC Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan lintas sektoral, Jumat, 23 Oktober 2020 di Aula Bappeda Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Subdit Pemberdayaan Gizi Masyarakat Bappenas, Kepala Bappeda Ciamis beserta jajarannya, Dinas Kesehatan,...

UPDATE SOCIAL MEDIA

SITUASI GIZI DI INDONESIA

0
%
Stunting Balita (SSGBI,2019)
0
%
Wasting Balita (SSGBI,2019)
0
%
Underweight Balita (Riskesdas,2018)
0
%
Bayi dengan BBLR (Riskesdas,2018)
0
%
ASI Eksklusif (Riskesdas,2018)
0
%
Anemia Ibu Hamil (Riskesdas,2018)

 

 

 

 

 

 

 

ARTIKEL TERKAIT

null

Stunting

null

Intervensi

null

RAN-PG

null

Database Kesehatan Indonesia

PUBLIKASI

SUN NETWORKS

Sebagai pemangku kepentingan, pemerintah berperan dalam memimpin, menginisiasi dan memfasilitasi gerakan Percepatan Perbaikan Gizi di Indonesia. Pemerintah juga bertugas untuk memastikan keterlibatan dan koordinasi antara semua sektor kunci yang bertanggung jawab atas pelaksanaan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. Pada tahun 2020, sudah ada 23 Kementerian/Lembaga yang bergabung dalam gerakan ini. SUN Government Focal Point adalah Kementerian PPN/Bappenas. Selengkapnya

Mitra pembangunan mendukung dan memperkuat pemerintah dalam memimpin gerakan Percepatan Perbaikan Gizi terutama dalam bidang perencanaan, pengembangan dan pelaksanaan kebijakan dengan mengembangkan model yang telah disempurnakan. Mitra pembangunan dipimpin oleh UNICEF dan World Bank sebagai wakilnya. Selengkapnya

Dunia usaha dan asosiasi bisnis berperan dalam pengembangan, kendali mutu, distribusi dan pemasaran makanan bergizi yang memadai sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, dunia usaha juga berperan dalam implementasi work force nutrition (gizi untuk pekerja) melalui penerapan pola hidup sehat di lingkungan kerja dan pemberdayaan masyarakat melalui implementasi intervensi gizi spesifik dan sensitif. PT Indofood Sukses Makmur merupakan lead dari SUN Business Networks. Selengkapnya

Organisasi masyarakat madani berperan dalam mengadvokasi permasalahan gizi serta memberikan dukungan teknis maupun finansial kepada pemerintah daerah untuk mengembangkan kapasitas serta manajemen kegiatan terkait gizi di wilayahnya. SUN CSO Networks dipimpin oleh Nutrition International dengan Nasyiatul Aisyiyah Muhammadiyah sebagai wakilnya. Selengkapnya

Perguruan tinggi dan organisasi profesi berperan aktif dalam memberikan masukan berdasarkan kajian dan penelitian ilmiah seputar stunting. Sehingga, intervensi yang dikembangkan oleh pemerintah dapat berbasis bukti (evidence-based) dan sesuai dengan konteks Indonesia. SUN Academia Networks dipimpin oleh Departemen Gizi Kesmas FKM UI bersama dengan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes II Jakarta sebagai wakil dari perguruan tinggi dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) sebagai wakil dari organisasi profesi. Selengkapnya